Sibolga – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir ekologis dan longsor pada akhir tahun 2025, KDM GKIN Belanda menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui kerja sama dengan Institut Teknologi Del. Bantuan ini digunakan untuk melengkapi dan mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan bagi warga yang terdampak di wilayah Sibolga dan sekitarnya.
Penyaluran bantuan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada 20 Januari 2026 dan 13 Maret 2026. Melalui koordinasi dengan pemerintah setempat, sekolah, serta masyarakat di lokasi terdampak, bantuan dapat disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Sitahuis dan Kecamatan Parsikkaman. Selanjutnya, pada tahap kedua, bantuan disalurkan kepada warga di Kecamatan Pandan serta komunitas sekolah di SMK Oikumene Sarudik.
Bantuan yang diberikan mencakup perlengkapan sekolah bagi anak-anak, kebutuhan pokok bagi keluarga terdampak, serta dukungan bagi para guru dan masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan pascabencana. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memberikan semangat untuk bangkit kembali.
Institut Teknologi Del berperan dalam pelaksanaan dan penyaluran bantuan di lapangan, sehingga dukungan yang diberikan oleh GKIN melalui Tim KDM dapat diterima secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Dokumentasi
Dokumentasi memperlihatkan proses penyaluran bantuan di berbagai lokasi terdampak, baik kepada masyarakat umum maupun kepada komunitas sekolah yang turut merasakan dampak bencana.








KDM GKIN Belanda mengucapkan terima kasih kepada Institut Teknologi Del, pemerintah setempat, para relawan, serta semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Kiranya bantuan yang diberikan dapat menjadi berkat dan penguatan bagi masyarakat yang sedang membangun kembali kehidupan mereka setelah bencana.
Soli Deo Gloria.